Telepon082316075702

AlamatPangalengan

Keperawatan Hewan

Dasar-dasar Pemeliharaan Ternak

3.1       Menganalisis potensi sektor peternakan

4.1       Menyajikan potensi sektorpeternakan

3.2       Mengidentifikasi jenis-jeniskandang ternak

4.2       Menyajikan jenis-jeniskandang ternak

3.3       Menerapkan prosedurpemberian pakan ternak

4.3       Melaksanakan pemberianpakan ternak

3.4       Menganalisis tingkah lakuternak

4.4       Menyajikan tingkah lakuternak

3.5       Menerapkan prosedur kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan hidup

4.5       Melaksanakan prosedur kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan hidup

3.6       Mengevaluasi kegiatan kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan hidup

4.6       Menyajikan kegiatan kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan hidup

3.7       Menerapkan prosedur penanganan (handling) ternak

4.7       Melakukan penanganan (handling) ternak

3.8       Menerapkan proses sanitasikandang dan lingkungan

4.8       Melakukan sanitasi kandang dan lingkungan

3.9       Mengevaluasi kegiatan sanitasi kandang dan lingkungan

4.9       Menyajikan kegiatan sanitasi kandang dan lingkungan sesuai prosedur

3.10     Menerapkan penanganan limbah ternak

4.10     Melakukan penangananlimbah ternak

3.11     Menganalisis pengembangan bisnis bidang peternakan danhewan

4.11     Menyajikan pengembangan bisnis bidang peternakan

3.12     Mengevaluasi kegiatan pengembangan bisnis bidang peternakan dan hewan

4.12     Menyajikan kecenderunganpengembangan bisnis bidang peternakan dan hewan

Anatomi dan Fisiologi Hewan

3.1       Memahami anatomi kerangka hewan

4.1       Mengidentifikasi anatomi kerangka hewan

3.2       Memahami anatomi otot hewan

4.2       Mengidentifikasi anatomi otot hewan

3.3       Memahami anatomi sistem pencernaan hewan

4.3       Mengidentifikasi anatomi sistem pencernaan hewan

3.4       Memahami anatomi sistem pernafasan

4.4       Mengidentifikasi anatomi sistem pernafasan

3.5       Memahami anatomi sistem peredaran darah

4.5       Mengidentifikasi anatomi sistem peredaran darah

3.6       Memahami anatomi sistem perkemihan

4.6       Mengidentifikasi anatomi alat perkemihan

3.7       Memahami anatomi sistem reproduksi

4.7       Mengidentifikasi anatomi sistem reproduksi

3.8       Memahami anatomi sistem pertahanan tubuh hewan

4.8       Mengidentifikasi anatomi sistem pertahanan tubuh hewan

3.9       Memahami anatomi siste syaraf

4.9       Mengidentifikasi anatomi sistem syaraf

3.10     Menelaah fisiologi kerangka hewan

4.10     Menjabarkan fisiologi kerangka hewan

3.11     Menelaah fisiologi otot hewan

4.11     Menjabarkan fisiologi otot hewan

3.12     Menelaah fisiologi sistem pencernaan

4.12     Menjabarkan fisiologi sistem pencernaan hewan

3.13     Menelaah fisiologi sistem pernafasan

4.13     Menjabarkan fisiologi sistem pernafasan

3.14     Menelaah fisiologi sistem peredaran darah

4.14     Menjabarkan fisiologi sistem peredaran darah

3.15     Menelaah fisiologi sistem perkemihan

4.15     Menjabarkan fisiologi alat perkemihan

3.16     Menelaah fisiologi sistem reproduksi

4.16     Menjabarkan fisiologi sistem reproduksi

3.17     Menelaah fisiologi sistem pertahanan tubuh hewan

4.17     Menjabarkan fisiologi sistem pertahanan tubuh hewan

3.18     Menelaah fisiologi sistem syaraf

4.18     Menjabarkan fisiologi sistem Syaraf

Dasar-dasar Mikrobiologi dan Parasitologi

3.1       Memahami ruang lingkup mikrobiologi

3.2       Mengkategorikan jenis-jenis bakteri berdasarkan bentuk

3.3       Mengkategorikan jenis-jenis virus

3.4       Mengkategorikan jenis-jenis jamur

3.5       Memahami ruang lingkupparasitologi

3.6       Mengkategorikan jenis-jenis protozoa

3.7       Mengkategorikan jenis-jenis helminth (cacing)

3.8       Mengkategorikan jenis-jenis arthropoda bersayap

3.9       Mengkategorikan jenis-jenis arthropoda bersayap tidak

Obat dan Vaksin

3.1       Memahami ruang lingkup obat hewan

4.1       Menyajikan ruang lingkup obat hewan

3.2       Mengkategorikan jenis-jenis obat hewan

4.2       Mengidentifikasi obat hewan

3.3       Menganalisis klasifikasi obat hewan

4.3       Mengklasifikasi obat hewan

3.4       Memahami ruang lingkup vaksin hewan

4.4       Menalar ruang lingkup vaksin hewan

3.5       Menganalisis jenis-jenis vaksin hewan

4.5       Mengidentifikasi jenis-jenis vaksin hewan

3.6       Menerapkan prosedur vaksinasi pada hewan

4.6       Melakukan vaksinasi pada hewan

3.7       Menerapkan pemberian obat secara oral

4.7       Melakukan pemberian obat hewan secara oral

3.8       Menerapkan pemberian obat secara intra muskular

4.8       Melakukan pemberian obat hewan secara intramuskular

3.9       Menerapkan pemberian obat secara subcutan

4.9       Melakukan pemberian obat hewan secara subcutan

3.10     Menerapkan pemberian obat secara intra vena

4.10     Melakukan pemberian obat hewan secara intravena

3.11     Menerapkan pemberian obat secara intra mammae

4.11     Melakukan pemberian obat hewan secara intramamae

3.12     Mengevaluasi proses pemberian obat dan vaksin

4.12     Menyajikan hasil evaluasi pemberian obat dan vaksin

 

Klinik Hewan

3.1       Memahami ruang lingkup klinik hewan

4.1        Menyajikan ruang lingkup klinik hewan

3.2       Menerapkan prosedur pengoperasian peralatan klinik hewan

4.2        Mengoperasikan peralatan klinik hewan

3.3       Menerapkan prosedur sterilisasi dan perawatan

peralatan klinik hewan

4.3       Melaksanakan sterilisasi dan perawatan peralatan klinik hewan

3.4       Menerapkan sanitasi ruang klinik hewan

4.4       Melaksanakan sanitasi klinik hewan

3.5       Menerapkan administrasi klinik hewan

4.5       Melaksanakan pengadministrasikan klinik hewan

3.6       Menganalisis pemeriksaan hewan

4.6       Melaksankaan pemeriksaan hewan

3.7       Mengevaluasi pemeriksaan hewan

4.7       Menyajikan hasil evaluasi pemeriksaan hewan

3.8       Menerapkan prosedur kesejahteraan hewan

4.8       Melaksanakan kegiatan kesejahteraan hewan

3.9       Menganalisis epidemiologi penyakit hewan

4.9       Memetakan epidemiologi penyakit hewan

3.10     Menerapkan pencegahan penyakit hewan

4.10     Melakukan pencegahan penyakit hewan

3.11     Menerapkan pengendalian penyakit hewan

4.11     Melakukan pengendalian penyakit hewan

3.12     Menganalisis penyakit unggas

4.12     Melakukan perawatan unggas yang sakit

3.13     Menganalisis penyakit ternak kecil

4.13     Melakukan perawatan ternak kecil yang sakit

3.14     Menganalisis penyakit ternak besar

4.14     Melakukan perawatan ternak besar yang sakit

3.15     Menganalisis penyakit aneka ternak

4.15     Melakukan perawatan aneka ternak yang sakit

3.16     Menganalisis penyakit hewan liar

4.16     Melakukan perawatan hewan liar yang sakit

3.17     Menganalisis penyakit hewan kesayangan

4.17     Melakukan perawatan hewan kesayangan yang sakit

3.18     Mengevaluasi perawatan hewan yang sakit

4.18     Menyajikan hasil perawatan hewan yang sakit

3.19     Menganalisis perawatan hewan kesayangan yang sehat

4.19     Melakukan perawatan hewankesayangan yang sehat

3.20     Mengevaluasi perawatan hewan kesayangan yang sehat

4.20     Mengajikan hasil perawatan hewan kesayangan yang sehat

3.21     Menganalisis penanganan hewan dalam kondisi darurat

4.21     Melakukan penanganan hewan dalam kondisi darurat

3.22     Menganalisis penyakit zoonosis

4.22     Mengidentifikasi penyakit zoonosis

Pemeriksaan Laboratorium

3.1       Memahami ruang lingkup laboratorium kesehatan hewan

4.1       Menyajikan ruang lingkup laboratorium kesehatan hewan

3.2       Menerapkan prosedur kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium

4.2       Melaksanakan prosedur kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium

3.3       Mengevaluasi penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium

4.3       Menyajikan hasil penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium

3.4       Menerapkan prosedur pengoperasian peralatan laboratorium

4.4       Mengoperasikan peralatan laboratorium

3.5       Menerapkan sterilisasi dan perawatan peralatan laboratorium

4.5       Melakukan sterilisasi dan perawatan peralatan laboratorium

3.6       Menerapkan prosedur sanitasi laboratorium

4.6       Melaksanakan prosedur sanitasi laboratorium

3.7       Menerapkan pengambilan sampel feses

4.7       Melakukan pengambilan sample feses

3.8       Menerapkan pengambilan sampel kerokan kulit

4.8       Melakukan pengambilansampel kerokan kulit

3.9       Menerapkan pengambilan sampel darah

4.9       Melakukan pengambilan sampel darah

3.10     Menerapkan pengambilan sampel organ

4.10     Melakukan pengambilan sampel organ

3.11     Menerapkan pengambilan sampel urine

4.11     Melakukan pengambilan sampel urine

3.12     Mengevalusi pengambilan sampel laboratorium

4.12     Menyajikan hasil pengambilan sampel laboratorium

3.13     Menerapkan pengiriman sampel laboratorium

4.13     Melakukan pengiriman sampel laboratorium

3.14     Menerapkan pembuatan media biakan

4.14     Membuat media biakan

3.15     Menerapkan pemeriksaan bakteri

4.15     Melakukan pemeriksaan bakteri

3.16     Menerapkan pemeriksaan jamur

4.16     Melakukan pemeriksaan jamur

3.17     Menerapkan pemeriksaan ektoparasit

4.17     Melakukan pemeriksaan ektoparasit

3.18     Menerapkan pemeriksaan endoparasit

4.18     Melakukan pemeriksaan endoparasit

3.19     Menerapkan pemeriksaan protozoa

4.19     Melakukan pemeriksaan protozoa

3.20     Mengevaluasi pemeriksaan sampel laboratorium

4.20     Mengajikan hasil pemeriksaan sampel laboratorium

3.21     Menerapkan prosedur bedah bangkai (nekropsi) pada unggas

4.21     Melakukan bedah bangkai (nekropsi) pada unggas

3.22     Menerapkan prosedur bedah bangkai (nekropsi) pada mamalia

4.22     Melakukan bedah bangkai (nekropsi) pada mamalia

3.23     Mengevaluasi bedah bangkai pada ternak

4.23     Menyajikan hasil bedah bangkai pada ternak

3.24     Menerapkan prosedur pemeriksaan Patologi Anatomi (PA)

4.24     Melakukan pemeriksaan patologi anatomi

Kesehatan Masyarakat Veteriner

3.1       Memahami ruang lingkup kesehatan masyarakat veteriner

4.1       Menyajikan ruang lingkup kesehatan masyarakat veteriner

3.2       Menerapkan teknik pengambilan sampel produk asal hewan

4.2       Melakukan pengambilan sampel produk asal hewan

3.3       Menerapkan pemeriksaan kualitas telur

4.3       Melakukan pemeriksaan kualitas telur

3.4       Menerapkan pemeriksaan kualitas susu

4.4       Melakukan pemeriksaan kualitas susu

3.5       Menerapkan pemeriksaan kualitas daging

4.5       Melakukan pemeriksaan kualitas daging

3.6       Menerapkan pemeriksaan kualitas produk olahan asal hewan

4.6       Melakukan pemeriksaan kualitas produk olahan asal hewan

3.7       Mengevaluasi pemeriksaan kualitas produk asal hewan dan produk olahan asal hewan

4.7       Menyajikan hasil pemeriksaan kualitas produk asal hewan dan produk olahan asal hewan

3.8       Menganalisis penyakit zoonosis

4.8       Menyajikan penyakit zoonosis

3.9       Memahami ruang lingkup RPH

4.9       Menyajikan ruang lingkup RPH

3.10     Memahami ruang lingkup RPU

4.10     Menyajikan ruang lingkup RPU

3.11     Menerapkan penanganan ternak di RPH

4.11     Menangani ternak di RPH

3.12     Menerapkan pemeriksaan antemortem

4.12     Melakukan pemeriksaan antemortem

3.13     Menerapkan pemeriksaan postmortem

4.13     Melakukan pemeriksaan postmortem

3.14     Mengevaluasi pemeriksaan ante dan post mortem

4.14     Menyajikan hasil pemeriksaan ante dan post mortem

3.15     Menerapkan prosedur karantinahewan

4.15     Melaksanakan prosedur karantina hewan

3.16     Menerapkan penanganan hewan karantina

4.16     Menangani hewan karantina

3.17     Menerapkan prosedur pemeriksaan lalu lintas/peredaran hewan

4.17     Melaksanakan pemeriksaan lalu lintas/peredaran hewan

3.18     Menerapkan food borne disease

4.18     Melakukan pemeriksaan food borne disease

3.19     Menerapkan meat borne disease

4.19     Melakukan pemeriksaan meat borne disease

3.20     Menerapkan milk borne disease

4.20     Melakukan pemeriksaan milk borne disease

3.21     Menerapkan egg borne disease

4.21     Melakukan pemeriksaan egg borne disease

3.22     Mengevaluasi pemeriksaan food borne disease

4.22     Menyajikan hasil pemeriksaan food borne disease

Reproduksi Hewan

3.1       Memahami organ reproduksi unggas jantan

4.1       Mengidentifikasi organ reproduksi unggas jantan

3.2       Memahami organ reproduksi unggas betina

4.2       Mengidentifikasi organ reproduksi unggas betina

3.3       Menerapkan penampungan semen unggas

4.3       Melakukan penampungan semen unggas

3.4       Menerapkan penanganan semen unggas

4.4       Melakukan penanganan semen unggas

3.5       Menerapkan inseminasi buatan pada unggas

4.5       Melakukan inseminasi buatan pada unggas

3.6       Mengevaluasi inseminasi buatan pada unggas

4.6       Menyajikan hasil inseminasi buatan pada unggas

3.7       Memahami organ reproduksi hewan jantan

4.7       Mengidentifikasi organ reproduksi hewan jantan

3.8       Memahami organ reproduksi hewan betina

4.8       Mengidentifikasi organ reproduksi hewan betina

3.9       Menganalisis fisiologi reproduksi hewan

4.9       Menyajikan fisiologi reproduksi hewan

3.10     Memahami hormon reproduksi hewan jantan

4.10     Mengidentifikasikan hormon reproduksi hewan jantan

3.11     Memahami hormon reproduksi hewan betina

4.11     Mengidentifikasikan hormon reproduksi hewan betina

3.12     Menganalisis siklus reproduksi hewan

4.12     Menyajikan siklus reproduksi hewan

3.13     Menganalisis kelayakan akseptor

4.13     Mengidentifikasi kelayakan akseptor

3.14     Mengevaluasi kelayakan akseptor

4.14     Menyajikan hasil kelayakan akseptor

3.15     Menganalisis gangguan reproduksi pada hewan jantan

4.15     Menyajikan gangguanreproduksi pada hewan jantan

3.16     Menganalisis gangguan reproduksi pada hewan betina

4.16     Menyajikan gangguan reproduksi pada hewan betina

3.17     Menganalisis pola perkawinan pada hewan

4.17     Membuat recording pola perkawinan pada hewan

3.18     Memahami pemeriksaan kebuntingan

4.18     Menyajikan pemeriksaan kebuntingan

3.19     Menerapkan pertolongan kelahiran pada hewan

4.19     Melakukan pertolongan kelahiran pada hewan

3.20     Menerapkan pertolongan pasca kelahiran pada induk dan anak

4.20     Melaksanakan pertolongan pasca kelahiran pada induk dan anak

3.21     Mengevaluasi pertolongan kelahiran dan pasca kelahiran pada induk dan anak

4.21     Menyajikan hasil pertolongan kelahiran dan pasca kelahiran pada induk dan anak

Produk Kreatif dan Kewirausahaan

3.1       Memahami sikap dan perilakunwirausahawan

4.1       Memresentasikan sikap dan perilaku wirausahawan

3.2       Menganalisis peluang usaha produk barang/jasa

4.2       Menentukan peluang usaha produk barang/jasa

3.3       Memahami hak atas kekayaan intelektual

4.3       Memresentasikan hak atas kekayaan intelektual

3.4       Menganalisis konsep desain/prototype dan kemasan produk barang/ jasa

4.4       Membuat desain/prototype dan kemasan produk barang/jasa

3.5       Menganalisis proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa

4.5       Membuat alur dan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa

3.6       Menganalisis lembar kerja/gambar kerja untuk pembuatan prototype produk

            barang/jasa

4.6       Membuat lembar kerja/gambar kerja untuk pembuatan prototype produk

barang/jasa

3.7       Menganalisis biaya produksi prototype produk barang/jasa

4.7       Menghitung biaya produksi prototype produk barang/jasa

3.8       Menerapkan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa

4.8       Membuat prototype produk barang/jasa

3.9       Menentukan pengujian kesesuaian fungsi prototype produk barang/jasa

4.9       Menguji prototype produk barang/jasa

3.10     Menganalisis perencanaan produksi massal

4.10     Membuat perencanaan produksi massal

3.11     Menentukan indikator keberhasilan tahapan produksi massal

4.11     Membuat indikator keberhasilan tahapan produksi missal

3.12     Menerapkan proses produksi massal

4.12     Melakukan produksi massal

3.13     Menerapkan metoda perakitan produk barang/jasa

4.13     Melakukan perakitan produk barang/jasa

3.14     Menganalisis prosedur pengujian kesesuaian fungsi produk barang/jasa

4.14     Melakukan pengujian produk barang/jasa

3.15     Mengevaluasi kesesuaian hasil produk dengan rancangan

4.15     Melakukan pemeriksaanproduk sesuai dengan kriteria kelayakan produk/standar

operasional

3.16     Memahami paparan deskriptif, naratif, argumentatif, atau persuasif

tentang produk/jasa

4.16     Menyusun paparan deskriptif, naratif, argumentatif, atau persuasif tentang produk/jasa

3.17     Menentukan media promosi

4.17     Membuat media promosi berdasarkan segmentasi pasar

3.18     Menyeleksi strategi pemasaran

4.18     Melakukan pemasaran

3.19     Menilai perkembangan usaha

4.19     Membuat bagan perkembangan usaha

3.20     Menentukan standard laporankeuangan

4.20     Membuat laporan keuangan

 

Keperawatan Hewan

Video Channel

UNBK SMKN 5 PANGALENGAN DAN SMK KARYA NUSANTARA HDASTV
UNBK SMKN 5 PANGALENGAN DAN SMK KARYA NUSANTARA HDASTV
PENSI SMKN 5 PANGALENGAN HDASTV
PENSI SMKN 5 PANGALENGAN HDASTV